MEMANFAATKAN TIK DALAM PEMBELAJARAN
Dalam menelisik masalah peng integrasian atau penyatuan TIK (teknologi, informasi dan komunikasi) di sekolah dasar kita harus melihat beberapa peran yang dijalankan oleh pihak-pihak yang berkompeten di sekolah. Pertama peran sekolah sebagai institusi yang melahirkan kebijakan, kedua guru kelas sebagai aktor utama di lapangan dan yang terakhir guru komputer sebagai orang yang mengajar mata pelajaran TIK.
Sekolah
Sebagai institusi sekolah mempunyai mekanisme yang berbeda-beda dalam proses pembelanjaan anggaran di setiap tahunnya. Banyak sekolah yang masih berpikir bahwa fasilitas yang terpenting dikembangkan hanya fasilitas fisik saja. Padahal jika sedikit demi sedikit anggaran dipergunakan untuk pembelanjaan infrastruktur TIK maka sebuah sekolah akan mempunyai arah yang jelas dalam pengembangan TIK. Terbukti banyak sekolah sudah mulai menampilkan fasilitas TIK sebagai nilai jual, terutama bagi sekolah swasta.
Berapapun anggaran yang telah dibelanjakan oleh pihak sekolah akan menjadi sia-sia apabila sekolah tidak melakukan;
a. Menjelaskan kepada seluruh staff mengenai keterampilan apa yang harus dimiliki siswa dalam menghadap abad 21.
b. Pelatihan yang berkelanjutan, serahkan pada pihak guru TIK sebagai orang yang akan melatih guru-guru yang lain
c. Bentuk pelatihan yang bersifat TOT atau training of trainer.
d. Dalam forum rapat atau evaluasi program, sempatkan adakan forum TIK . Sebuah ajang untk berbagi kisah sukses dalam penggunaan TIK.
Guru kelas
Guru kelas sebagai pihak yang bersentuhan langsung dengan siswa mempunyai peran penting dalam pengintegrasian TIK. Guru kelas bisa menjadi contoh langsung atau role model bagi pengunaan perangkat TIK di sekolah. Banyak sekolah yang sudah memulai untuk melengkapi ruang kelas dengan satu computer . Dengan memaksimal kan peran satu komputer di kelas, siswa akan merasakan manfaat yaitu bertambahnya sumber belajar. Inisiatif guru kelas untuk sering-sering berkonsultasi dengan guru TIK juga diperlukan. Dengan demikian guru TIK bisa membantu mewujudkan apa keinginan dari guru kelas dalam kaitannya dengan integrasi TIK. Guru kelas juga bisa memulai mengajarkan langkah-langkah dalam melakukan riset yang sederhana bagi siswa (metode big six). Banyak dari cabang dalam TIK yang memang membantu siswa dalam melakukan riset atau menampilkan hasil pembelajaran yang dilakukan siswa. Misalnya internet dan CD Rom yang bisa membantu mendapatkan informasi dalam waktu cepat. Apabila guru sudah membelajarkan siswa cara mencari informasi dan melakukan riset, siswa akan lebih efisien dan efektif dalam mencari informasi
Berikut ini contoh integrasi yang bisa guru kelas lakukan secara mandiri maupun dengan bantuan guru TIK di lab computer maupun dengan computer yang ada dikelas, kegiatannya antara lain;
a. Membuat diagram
b. Membuat rentang waktu (time line)
c. Membuat grafik
d. Membuat sajak atau naskah
e. Membuat karya video
f. Memproduksi rekaman suara seperti orang sedang melakukan siaran radio atau pendongeng
g. Membuat karya puisi, cerita atau naskah pementasan
h. Merancang booklet
i. Merancang brosur atau atribut pelengkap kampanye lingkungan hidup misalnya.
Teknologi Informasi dan Komunikasi disekolah memadukan unsur Teknologi Informasi dan Komunikasi dengan tujuan siswa dan guru memiliki kompetensi untuk memanfaatkan teknologi informasi sebagai perangkat keras dan perangkat lunak untuk mengolah, menganalisis dan mentransmisikan data dengan memperhatikan dan memanfaatkan teknologi komunikasi untuk memperlancar komunikasi dan produk teknologi informasi yang dihasilkan bermanfaat sebagai alat dan bahan komunikasi pembelajaran, untuk meningkatkan kualitas pembelajaran.
Manfaat Teknologi Informasi dan Komunikasi yaitu :
1. Memperluas akses. Teknologi Informasi dan Komunikasi dapat diakses dimanapun dan kapanpun.
2. Menyiapkan individu memasuki dunia kerja. Dengan Teknologi Iinformasi dan Komunikasi, dapat mempersiapkan siswa memasuki dunia kerja karena ketika menguasai Teknologi Iinformasi dan Komunikasi, seseorang akan memiliki peluang besar dalam pekerjaannya. Hal itu disebabkan pada zaman sekarang ini pada umumnya apapun jenis pekerjaan menggunakan Teknologi Iinformasi dan Komunikasi. Dengan menguasai teknologi, merupakan pertanda dimilikinya keunggulan kompetitif dalam pasar kerja global.
3. Meningkatkan kualitas pendidikan. Teknologi Iinformasi dan Komunikasi menyediakan tantangan dan konten asli dalam pembelajaran sehingga motivasi dan niat belajar siswa menjadi meningkat. Dengan adanya suara, gambara, animasi penunjang memberikan kesan menarik sehingga pembelajaran yang tidak disukai bisa jadi menyenangkan bagi siswa.
4. Mentransformasi lingkungan belajar. Dengan penggunaan yang tepat, pembelajaran berbasis TIK dapat mendukung penguasaan pengetahuan dan keterampilan siswa. Selain itu, TIK juga menyediakan cara baru dalam melaksanakan kegiatan belajar mengajar.
Sekarang ini, jenis teknologi informasi dan komunikasi yang sering digunakan atau yang biasa digunakan adalah komputer.
Dalam pembelajaran, ada 3 bentuk pemanfaatan komputer yaitu :
1. Belajar komputer. Ini berarti komputer sebagai objek yang dipelajari, komputer sebagai mata pelajaran
2. Belajar melalui komputer. Komputer sebagai media pembelajaran yang berisi informasi yang hendak dipelajari.
3. Belajar dengan komputer. Komputer sebagai alat bantu saat proses belajar.
Komentar
Posting Komentar